Uncategorized

Sinergi untuk Bumi: Telkominfra dan Mangrove Jakarta Lakukan Pemulihan Ekosistem Pesisir

Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon yang jatuh pada bulan November, PT Telkominfra melaksanakan kegiatan penghijauan melalui penanaman 150 bibit mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove PIK, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian lingkungan pesisir yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi abrasi dan perubahan iklim. Melalui program ini, Telkominfra ingin meningkatkan pemahaman karyawan dan masyarakat mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan lingkungan. Kegiatan penanaman mangrove ini juga melibatkan partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat sehingga mampu menciptakan sinergi positif. Telkominfra berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperluas aksi pelestarian lingkungan di berbagai wilayah. Mangrove PIK dipilih sebagai lokasi karena memiliki potensi ekologis yang sangat penting bagi kawasan pesisir Jakarta. Penanaman 150 bibit mangrove ini diharapkan dapat memperkuat tutupan vegetasi dan menjadi kontribusi bagi penurunan emisi karbon. Program ini sekaligus mempertegas komitmen Telkominfra dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Bisnis & Strategi PT Telkominfra, DSamuel Pasaribu, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari prioritas perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis. “Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar DSamuel Pasaribu. Ia menambahkan bahwa aksi pelestarian alam tidak hanya simbolis, tetapi harus dilakukan secara konsisten dan terukur. Menurutnya, kontribusi perusahaan terhadap lingkungan mampu menciptakan nilai tambah yang mendukung pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab. Kolaborasi dengan komunitas lingkungan juga menjadi langkah penting dalam memperluas dampak positif. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berperan menjaga bumi. Telkominfra akan terus mengembangkan program serupa di berbagai daerah ke depannya.

Founder Mangrove Jakarta, Paundra Hanutama, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pelestarian ekosistem mangrove. “Mangrove adalah benteng alami pesisir yang harus dijaga agar dapat terus melindungi kita dari kerusakan lingkungan dan bencana alam,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa kerusakan mangrove di wilayah pesisir Jakarta cukup mengkhawatirkan sehingga memerlukan upaya pemulihan yang serius. Kemitraan dengan sektor swasta, seperti Telkominfra, menjadi contoh positif dalam mendorong gerakan pelestarian lingkungan. Paundra berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu momentum saja. Ia juga menekankan bahwa edukasi publik mengenai fungsi mangrove sangat penting untuk memperkuat kesadaran kolektif. Dengan pelibatan banyak pihak, upaya pemulihan pesisir dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Mangrove Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program konservasi di berbagai lokasi.

PT Telkominfra menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Program CSR ini dirancang untuk memberikan dampak nyata yang bisa dirasakan dalam jangka panjang. Selain penanaman mangrove, perusahaan juga tengah mengembangkan berbagai program berkelanjutan lainnya di sektor lingkungan. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor, Telkominfra ingin menjadi bagian yang aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau. Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan pesisir. Setiap bibit mangrove yang ditanam merupakan simbol harapan bagi keberlangsungan lingkungan yang lebih baik. Perusahaan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan bibit yang ditanam agar dapat tumbuh optimal. Hal ini merupakan bukti keseriusan perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.

Melalui aksi penanaman 150 bibit mangrove ini, Telkominfra ingin memberikan pesan penting kepada masyarakat mengenai peran semua pihak dalam menjaga alam. Momentum peringatan Hari Menanam Pohon diharapkan mampu menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa akan pentingnya gerakan pelestarian lingkungan. Telkominfra mengajak masyarakat untuk terus merawat dan menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove yang menjadi aset penting bagi perlindungan pesisir. Dengan dukungan bersama, kelestarian alam dapat terwujud demi generasi masa depan. Kegiatan ini menjadi pembuka bagi langkah-langkah lebih masif dalam konservasi lingkungan di seluruh Indonesia. Mangrove yang ditanam hari ini merupakan investasi ekologis yang tidak ternilai harganya. Perusahaan berharap kegiatan positif seperti ini terus mendapatkan dukungan luas. Telkominfra percaya bahwa bumi yang sehat akan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi semuanya.

Related posts

Yayasan Mangrove Indonesia Lestari Launches Mangrove Impact Fellowship 2026 with Global Participation

Editor Mangrove

Leave a Comment