Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026, Mangrove Jakarta sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Mangrove SOS!” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung melalui YouTube. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari mahasiswa, akademisi, komunitas lingkungan, pelajar, hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir. Webinar menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mangrove sebagai benteng alami pesisir dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran nyata dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif sepanjang acara. Webinar ini kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara komunitas, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung upaya konservasi mangrove di Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Founder Mangrove Jakarta, Paundra Hanutama, yang menyampaikan pentingnya membangun kesadaran lingkungan melalui edukasi yang mudah diakses oleh masyarakat luas. Dalam sambutannya, Paundra menegaskan bahwa Webinar Nasional Hari Mangrove Sedunia telah menjadi agenda tahunan Mangrove Jakarta sejak tahun 2022 sebagai bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan literasi lingkungan. Menurutnya, edukasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan perubahan perilaku masyarakat terhadap pelestarian mangrove. “Sejak tahun 2022, Mangrove Jakarta secara konsisten menyelenggarakan Webinar Nasional Hari Mangrove Sedunia sebagai bagian dari komitmen kami untuk memperluas edukasi dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk peduli terhadap ekosistem mangrove. Kami percaya bahwa konservasi tidak hanya dimulai dari kegiatan menanam, tetapi juga dari pengetahuan yang mampu menggerakkan aksi nyata. Melalui webinar ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang menjadi bagian dari solusi dalam menjaga pesisir Indonesia,” ujar Paundra Hanutama. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Hari Mangrove Sedunia sebagai awal dari aksi-aksi berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Webinar menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Yaya Ihya Ulumuddin, peneliti ekologi dan etnobiologi, serta Ratna Suhita, aktivis mangrove Jakarta. Dalam pemaparannya, Yaya menjelaskan mengenai kondisi ekosistem mangrove di Indonesia, ancaman yang dihadapi, serta pentingnya pendekatan ilmiah dalam upaya konservasi dan restorasi kawasan pesisir. Sementara itu, Ratna Suhita membagikan pengalaman lapangan mengenai keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan rehabilitasi mangrove yang dilakukan oleh Mangrove Jakarta selama beberapa tahun terakhir. Kedua narasumber juga menekankan bahwa keberhasilan konservasi mangrove membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan contoh praktik baik yang dapat diterapkan oleh peserta di daerah masing-masing. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan mengenai konservasi, perubahan iklim, hingga peluang partisipasi masyarakat dalam gerakan pelestarian mangrove.

Penyelenggaraan webinar secara daring melalui Zoom dan YouTube Live menjadi strategi Mangrove Jakarta untuk menjangkau peserta yang lebih luas tanpa dibatasi oleh wilayah geografis. Format ini memungkinkan masyarakat dari berbagai provinsi untuk mengikuti kegiatan edukasi secara gratis dan memperoleh akses terhadap informasi yang kredibel mengenai ekosistem mangrove. Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan para narasumber mengenai tantangan konservasi mangrove di Indonesia. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu pelestarian mangrove semakin mendapat perhatian dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda. Webinar ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan akademisi, komunitas, relawan, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan pesisir. Melalui pendekatan digital, Mangrove Jakarta berharap edukasi mengenai mangrove dapat menjangkau lebih banyak orang dan melahirkan gerakan konservasi yang lebih masif.
Sebagai organisasi yang berfokus pada konservasi dan edukasi lingkungan, Mangrove Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang mendorong partisipasi publik dalam menjaga ekosistem mangrove. Webinar Nasional Hari Mangrove Sedunia menjadi salah satu program unggulan yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun sejak 2022 sebagai bagian dari kampanye peningkatan kesadaran lingkungan. Ke depan, Mangrove Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas untuk memperluas dampak gerakan pelestarian mangrove di Indonesia. Melalui kombinasi edukasi, aksi lapangan, penelitian, dan kolaborasi lintas sektor, organisasi ini berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya mangrove sebagai solusi berbasis alam dalam menghadapi perubahan iklim. Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, yaitu belajar, peduli, dan bertindak bersama. Dengan semangat “Mangrove SOS!”, Mangrove Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjadi bagian dari gerakan menjaga hutan mangrove demi masa depan pesisir Indonesia yang lebih lestari.
